Pelat Komposit Titanium Tahan Korosi yang Dilas dengan Metode Ledakan untuk Penukar Panas & Aplikasi Kelautan
Deskripsi Produk
Pelat Komposit Titanium umumnya tersusun dari titanium murni atau material paduan titanium yang diikat dengan material logam atau non-logam lainnya untuk mencapai persyaratan teknis dan karakteristik kinerja tertentu.
Jenis Umum:
Pelat Komposit Titanium/Titanium: Dibentuk dengan merekatkan dua pelat dari paduan titanium atau titanium dengan kualitas berbeda.
Pelat Komposit Titanium/Baja: Dibentuk dengan merekatkan pelat paduan titanium dengan pelat baja paduan rendah.
Pelat Komposit Titanium/Aluminium: Dibentuk dengan merekatkan pelat paduan titanium dengan pelat paduan aluminium.
Pelat Komposit Titanium/Serat Karbon: Dibentuk dengan merekatkan pelat paduan titanium dengan material komposit serat karbon.
Pelat Komposit Titanium/Keramik: Dibentuk dengan merekatkan pelat paduan titanium dengan material keramik.
Parameter produk
Nama Produk | Pelat Komposit Berlapis Titanium |
Bahan | Titanium murni dan paduan titanium |
Kelas Titanium | GR1 GR2 GR3 GR5 |
Standar | ASTM B265 |
Membentuk | Lembaran titanium/plat titanium/gulungan titanium |
Ketebalan | 0,02 mm~100 mm |
Lebar | 10-3000mm, disesuaikan |
Panjang | Disesuaikan |
Permukaan | Diasamkan/Penyemprotan Pasir/Pemolesan |
Teknik Utama | Digulung Panas / Digulung Dingin |
Aplikasi | Metalurgi, Elektronika, Medis, Kimia, Perminyakan, Farmasi, Dirgantara, dll. |
Proses Produksi
1. Pengikatan dengan Bahan Peledak (Komposit Peledak):
Kedua lembaran logam yang akan disambungkan diposisikan sejajar dengan jarak penahan yang tepat.
Sejumlah bahan peledak yang terkontrol ditempatkan di atasnya.
Peledakan dimulai dari salah satu ujungnya.
Energi luar biasa yang dilepaskan oleh ledakan tersebut mempercepat pelat atas (Kompositer, misalnya, titanium) ke bawah dengan kecepatan tinggi.
Hal ini menyebabkan tumbukan miring berkecepatan tinggi dengan pelat dasar (misalnya, baja), menciptakan aliran plastis lokal dan ikatan metalurgi pada antarmuka ("perilaku seperti fluida").
Ini adalah proses pengelasan dingin padat. Pelat yang telah disambung kemudian dapat digulirkan panas hingga mencapai ketebalan akhir yang diinginkan.
2. Pengikatan Gulungan:
Metode Penggulungan Pelat Berat:
Pelat titanium dan pelat baja dirakit dalam konfigurasi tertanam.
Bahan perantara yang sesuai ditempatkan di antara keduanya.
Rakitan tersebut disegel di bawah vakum tinggi menggunakan pengelasan sinar elektron di sekitar tepinya.
Rakitan yang telah disegel dipanaskan dan kemudian dikenakan tekanan kuat saat digulirkan di mesin penggiling pelat berat untuk mencapai ketebalan dan kekuatan ikatan yang dibutuhkan.
Metode Penggulungan Panas Kontinu:
Kedua pelat tersebut dirakit dengan menggunakan strip baja yang disisipkan di sepanjang tepinya.
Bagian tepinya disegel dengan pengelasan busur di udara.
Kemudian, rakitan tersebut terus-menerus digulung panas dalam mesin penggilingan tandem hingga mencapai ketebalan yang dibutuhkan sebelum diekstraksi.
3. Proses Komposit Pengelasan Vakum + Penggulungan:
Lembaran komposit titanium-baja pertama-tama diproduksi dengan ketebalan awal menggunakan teknik pengelasan vakum.
Lempengan ini kemudian digulung menjadi pelat komposit titanium-baja berukuran lebar dan tipis menggunakan mesin penggiling pelat berukuran sedang hingga berat.

Karakteristik Kinerja
● Kombinasi Sifat yang Unggul: Mengintegrasikan keunggulan titanium (ketahanan terhadap korosi, rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi, kepadatan rendah) dengan sifat material lain (misalnya, kekerasan baja, sifat ringan dan kemudahan pengerjaan aluminium, ketahanan aus dan ketahanan benturan material komposit).
● Kekuatan Ikatan Antarmuka yang Tinggi: Pengendalian parameter proses yang tepat secara signifikan meningkatkan kekuatan ikatan antara lapisan titanium dan substrat. Misalnya, pembentukan lapisan tipis TiC (Titanium Karbida) yang kontinu pada antarmuka titanium/baja dapat menghambat pembentukan senyawa intermetalik Ti-Fe yang rapuh. "Efek penahan" yang dihasilkan selanjutnya meningkatkan kekuatan ikatan antarmuka.

Aplikasi
Dirgantara: Digunakan dalam komponen struktural pesawat terbang, bagian mesin, dan lambung pesawat ruang angkasa. Kekuatan dan ketahanan korosi yang luar biasa memastikan pengoperasian komponen dirgantara yang stabil di bawah lingkungan ekstrem.
Industri Kimia: Banyak digunakan dalam peralatan pengolahan kimia, perpipaan, bejana, dan tangki. Mampu menahan kondisi keras termasuk asam, basa, suhu tinggi, dan tekanan tinggi. Menunjukkan ketahanan korosi yang sangat baik dalam asam pengoksidasi kuat, asam format, asam asetat, asam organik, dan media agresif lainnya.
Teknik Kelautan: Material ideal untuk struktur kapal, platform lepas pantai, dll., menawarkan ketahanan terhadap korosi dan abrasi di lingkungan laut.
Bidang Medis: Digunakan dalam pembuatan prostesis, instrumen bedah, peralatan gigi, dan perangkat medis lainnya. Manfaatnya meliputi biokompatibilitas (tidak beracun, hipoalergenik), dan ketahanan korosi yang tinggi (tidak berkarat).
Industri Otomotif: Dapat diaplikasikan pada komponen untuk mobil balap berperforma tinggi dan kendaraan transportasi. Meningkatkan daya tahan dan keamanan. Konduktivitas termal dan listriknya yang menguntungkan juga dapat meningkatkan kinerja komponen.



